kematian
setiap manusia pasti mengalami kematian. Allah berfirman, " segala sesuatu akan hancur kecuali wajahNya. baginya segala urusan dan kepadaNya kalian dikembalikan."
kita tidak bisa lari dari kematian. kita bayar dengan harta kita yang seabrekpun juga tidak menunda kematian. ingat cerita tentang Qorun laknatullah.. ia menyangka dengan hartanya akan membawanya kekal abadi. tapi ia malah tertimbun hartanya.
kematian datang setiap saat, tanpa ada pmberitahuan. bisa jadi ketika kita lagi sibuk bekerja. lagi berdagang , lagi kuliah, lagi santai atau lagi berbuat maksiat. ingat ketika tahun yang lalu digemparkan dengan kematian seorang pria yang telanjang dihotel sby dalam keadaan membusuk?.. naudzubillah mindzalik.. kita tidak tau kapan kematian itu datang menjemput dan dalam aktifitas apa yang kita lakukan…
untuk itu kita harus selalu waspada dengan aktifitas kita, apakah aktivitas kita mendatangkan ridhonya Allah atau murkanya Allah.
jika sakaratul maut menjemput kita tak kuasa menolaknya. sebagaimana dijelaskan dalam ayatnya, " dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. itulah yang kamu lari darinya" (s. Qaaf : 19). kedahsyatan syakaratul maut digambarkan dari hadist Al-Barra ibn Azib,"wahai juwa yang busuk, keluarlah menuju kebencian dan kemurkaan Allah!’ lalu ia berpisah dari jasadnyadan si malaikat mencabutnya sebagaimana bulu wol yang tebal dan basah dicabut, dan bersaam dengan itu terputuslah urat-urat dan syaraf2nya.
Alqur’an melukiskan betapa beratnya sakaratul maut yang dialami oleh orang2 kafir,"dan siapakah yang lebih lalim daraipada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata,"telah diwahyukan kepada saya ,’padahal tidak diwahyukan sesuatu pu kepadanya, dan orang yang berkata, " saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah."alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat orang-orang yang lalim berada dalam tekanan sakaratul maut dan para malaikat memukul dengantangannya, sambil berkata,"keluarlah nyawamu! pada hari nin kamu dibalas dengansiksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yng tidak benar dan kamu selalu menyobongkan diri terhadap ayat-ayat Allah…
disaat syakaratul maut manusia berharap sekali kembali ke dunia., ‘ya tuhanku kembalikanlah aku didunia, agar aku berbuat amal sholehterhadap yang aku tinggalkan."sekali-kali tidak, sesungguhny aitu adalah perkataan yang diucapkan saja. dan dihadapan mreka ada dinding sampai hari mereka berbangkit.(almu’minun 99-100)
itu kedahsyatan sakartul maut… belum penantian dan perjalan menuju akherat yang panjang sekali prosesnya. akanlah kita masih menyia-nyiakan sisa2 aktifitas kita untuk menuju keridhoaan roob kita?…
bersegeralah melakukan kebaikan sebelum sakaratul maut tiba menjemput sampai kita tidak membawa apa2 dalam kesepian penantian menunggu perjalanan panjang meuju akherat…
